Wujud Nyata Pemkot Tegal Peduli Kepada Penderita Stunting, Dinkes Salurkan Puluhan Sembako

    Wujud Nyata Pemkot Tegal Peduli Kepada Penderita Stunting, Dinkes Salurkan Puluhan Sembako
    Zaenal Abidin Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal secara langsung menyerahkan bantuan sembako. Selasa. 7 April 2026

    Tegal - Dinas Kesehatan Kota Tegal memeriahkan (Hari Ulang Tahun) HUT ke-446 Kota Tegal dengan menggelar bhakti sosial (Bhaksos) membagikan puluhan sembako kepada penderita stunting hususnya warga kota tegal.

    Penyaluran sembako untuk penderita stunting merupakan wujud kepedulian nyata pemerintah kota tegal guna meningkatkan asupan gizi, terutama protein hewani, untuk mempercepat pemulihan gizi anak.

    Paket bantuan dalam rangka memperingati HUT ke-446 Kota Tegal yang disalurkan sembako berisi Beras, Telor, Minyak, Susu, ada 24 anak yang mendapatkan bantuan untuk 8 Puskesmas se-kota tegal. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Zaenal Abidin kepada awak media saat acara berlangsung. Selasa. 7 April 2026.

    Zaenal Abidin mengatakan, kegiatan diawali dengan sesi penyuluhan yang interaktif, memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang benar, dan tentunya cek rutin kesehatan ke posyandu atau puskesmas.

    "Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat kota tegal. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka, "

    Menghindari terjadinya stunting memang memerlukan ketekunan dan usaha yang menyeluruh dari semua pihak. Ingat, tanggung jawab ini bukan hanya milik para ibu, loh, melainkan milik seluruh anggota keluarga dan masyarakat serta didukung oleh unsur pemerintahan agar upaya ini berhasil."kata Zaenal panggilan akrabnya.

    Ia menambahkan semoga penyaluran bantuan sembako ini bermanfaat untuk penerimanya dan menjadi kesuksesan HUT ke-446 Kota Tegal. 

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal berkomitmen kuat menurunkan stunting melalui sinergi lintas sektor, intervensi spesifik (gizi/kesehatan), dan sensitif (lingkungan).

    Pendampingan ibu hamil, pemberian makanan tambahan (PMT), edukasi gizi, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak di Posyandu untuk menciptakan generasi sehat. "Imbuhnya. (Zaen)

    stunting dinkes hut ke-446 kota tegal
    Zaenal

    Zaenal

    Artikel Sebelumnya

    Memuaskan dan Lengkap, Siswa SMK Harber...

    Artikel Berikutnya

    Sukses, TK ABA XI Kota Tegal Gelar Halal...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Segel PT ESA Dicabut, TPS Tuntut Transparansi Satpol PP Kota Tangerang
    Tiga Oknum Jaksa Kejati Banten Jalani Sidang Perdana Terkait Dugaan Pemerasan Rp2 Miliar
    Polda Jateng Ungkap Jaringan Sumur Minyak Ilegal di Hutan Blora
    Kenaikan Pangkat Pegawai Lapas Slawi: Momentum Bangkitkan Semangat, Integritas, dan Profesionalisme
    RDF di Kota Tangerang, Ketua Komisi IV: Usul Sebar ke Tiap Kecamatan

    Ikuti Kami